NewsBerita - Selebaran gelap terkait
Bunda Putri tiba-tiba muncul di
Payakumbuh, Sumatera Barat. Peristiwa itu terjadi di
Sekretariat Balai Wartawan Luak Limopuluh.
Selebaran yang berisikan
Bunda Putri,
PKS, dan
Presiden SBY ditulis pada kertas ukuran A-3 ditemukan oleh sejumlah wartawan di sekretariat Balai Wartawan di kompleks bekas
Kantor Bupati Limapuluh Kota, Jumat pagi.
Kapolres Payakumbuh AKBP Rubintoro Suhada melalui Kasat Intel AKP Zulman Effendi mengatakan, isi selebaran gelap tersebut sangat provokatif. Meskipun ia meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan beredarnya selebaran gelap itu berkaitan dengan rencana kedatangan Presiden ke Limapuluh Kota.
"Kita akan menelusuri selebaran yang beredar tersebut," ungkapnya.
Sementara itu, sekretaris Balai Wartawan Rino dan mantan Koordinator Balai Wartawan Luak Limopuluah Doddy Sastra mengatakan pihaknya tidak mengetahui siapa yang membawa dan meletakkan selebaran itu di Sekretariat Balai Wartawan Luak Limopuluah.
Selebaran yang berada dalam keadaan tergulung rapi dan dilem tersebut terletak di atas meja di BW Luak Limopuluah. Saat diperiksa ternyata isinya merupakan selebaran berjudul "Bunda Putri, Di manakah Kau Berada?".
Dalam selebaran itu, kata Doddy Sastra, dipertanyakan siapakah Bunda Putri yang namanya disebut mantan Presiden PKS Luhtfi Hasan Ishaq dalam persidangannya beberapa waktu lalu. Selebaran itu mengambil sumber dari
Kultwit Triomacan2000.
(ant)